Jumat, 06 April 2018

DPRD Desak PT BSI Beri Penjelasan Terbuka

SHARE
Banyuwangi, MotimNews. DPRD Kabupaten Banyuwangi mendesak PT Bumi Suksesindo (BSI) menjelaskan secara terbuka tahapan eksploitasi  Gunung Tumpang  Pitu di Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran. 

Selain karena alasan minimnya informasi kegiatan tambang emas ini, desakan tersebut juga didasari karena keberadaan saham rakyat Banyuwangi berupa Golden Share yang hingga kini belum pernah dijelaskan perusahaan tambang emas nasional itu. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara kepada Motim, Kamis (5/4) sore.

Karena itu, kata Made, pihaknya telah meminta pihak Pemkab. Banyuwangi untuk segera memfasilitasi pertemuan DPRD Banyuwangi dengan PT BSI. 

‘’Selama ini kami tidak bisa menjawab setiap pertanyaan yang terkait tambang emas. Karena itu kami sudah meminta kepada eksekutif untuk segera mempertemukan PT BSI dengan kami,’’ jelasnya.
Selain tahapan eksploitasi dan produksi, kata Made, pihaknya juga ingin mengetahui posisi Golden Share sebagai saham milik rakyat Banyuwangi. 

‘’Kendati sudah sering digembar-gemborkan tetapi jangankan masyarakat, anggota DPRD juga tidak banyak yang mengetahui Golden Share,’’ tambahnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Golden Share milik rakyat Banyuwangi sebesar 10 persen. Namun pasca dilakukan IPO tercatat hanya 6,3 persen. Penurunan prosentase Golden Share yang sebelumnya disebut-sebut tidak akan terpengaruhi IPO itu mengundang beragam spekulasi di masyarakat.

Tetapi terkait kapan waktu pertemuan DPRD dengan PT BSI, Made belum bisa menjelaskan secara pasti. Namun Made menegaskan, PT BSI sudah waktunya mulai terbuka terkait kegiatan eksploitasi hingga produksi batangan billion yang kandungan peraknya lebih besar dari pada emasnya. (cw3)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: