Blitar, Motim. Sunarto (72) warga Jalan Anjasmoro, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, ditemukan tewas di Sungai Kali Lahar, Jalan Kerantil, Senin (5/2).
Korban diperkirakan hanyut ketika buang air besar (BAB). Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Khoirul, warga Jalan Kerantil yang saat itu memperbaiki jembatan bambu, sekitar pukul 07.45 WIB.
Setelah memastikan yang hanyut tersebut adalah jasad manusia, Khoirul bersama warga kemudian menghadang jasad korban yang saat itu terbawa arus sungai. “Jasad korban kemudian diangkat ke atas sungai. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Sukorejo,” kata Paur Humas Polres Blitar Kota, Bripka Joko Pramusinto.
Saat ditemukan, tubuh korban utuh seperti masih hidup dan tidak ditemukan adanya ciri-ciri yang mengkhawatirkan adanya penyebab lain dari kematiannya.
Meski demikian kepolisian setempat tetap melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) untuk mengetahui pasti penyebab meninggalnya kakek tersebut.
Di sekitaran TKP, polisi menemukan sepasang sandal jepit warna biru dan celana jeans warna biru milik korban Sunarto.
"Polisi menyimpulkan korban meninggal murni akibat tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai, sebab pada tubuhnya tidak ditemukan adanya ciri-ciri yang aneh. Kemungkinan dia terpeleset saat BAB," tutupnya.(sutarto)

0 komentar: