Banyuwangi, MotimNews. Sekitar 232 prajurit Batalyon Komando
464 dan Detasemen Matra 2 Korps Pasukan Khas TNI AU Abdul Rachman Saleh Malang,
Selasa (13/02) siang, sukses melaksanakan Terjung Penyegaran (Junggar) di area
Bandara Banyuwangi Kecamatan Blimbingsari.
Dalam penerjunan kali pertama yang
dilaksanakan di Banyuwangi ini, para prajurit tersebut diangkut menggunakan
Pesawat C 130 Hercules yang bermarkas di Skadron 32 Lanud Abdul Rachman Saleh
Malang. Para prajurit elite ini terjun dari ketinggian 1200 kaki, atau sekitar
400 Meter. Junggar tersebut dilakukan sebanyak 4 sorti.
Wakil Komandan Batalyon Komando 464
Paskhas TNI AU Abdul Rachman Saleh, Mayor Pas Raden Ruli Rusliana menjelaskan,
kegiatan Junggar ini dilaksanakan setahun sekali, bertujuan untuk merefresh
para penerjun statis tanpa dilengkapi persenjataan, sekaligus menarik minat
masyarakat di bidang kedirgantaraan, khususnya para pemuda di Banyuwangi.
"Selain Junggar, Terjun Taktis
(Juntis) dalam setahun dilaksanakan 2 sampai 3 kali dilengkapi dengan
persenjataan. Kalau Junggar, dilaksanakan sekali dalam setahun," terang
Mayor Pas Ruli Rusliana.
Pihaknya menambahkan, Banyuwangi
dipilih sebagai tempat pendaratan Junggar karena area ini belum pernah
dilakukan penerjunan. Penerjunan perdana di Banyuwangi tersebut juga sebagai
pendekatan kepada Masyarakat Banyuwangi, terutama bagi para pelajar.
"Jika masyarakat berminat bisa
bergabung, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," jelas Masyor Pas
Ruli Rusliana.
Setelah kegiatan Junggar sukses
dilaksanakan, sebelum balik ke markas para prajurit Batalyon Komando 464 Korps
Paskhas TNI AU Abdul Rachmam Saleh, kembali menggelar bhakti sosial menyantuni
50 anak yatim piatu di wilayah Kalibaru.
"Usai itu, para prajurit kembali
ke Markas Batalyon Komando 464 Lanud Abdul Rachman Saleh Malang melalui
darat," pungkas Mayor Pas Ruli Rusliana. (yud)


0 komentar: