Rabu, 14 Februari 2018

Pamit ke Sungai, Tiga Santri Belum Kembali

SHARE

Lumajang, MotimNews. 
Tiga santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikmah Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, masing-masing bernama Ahmad Ludfillah (14), Muh. Baihaqi Firmansyah (14), keduanya asal Dusun Plambang, Desa/Kecamatan Pasrujambe dan M. Nur Afdol (15), warga Magetan, dilaporkan menghilang sejak Minggu (4/2).
“Kami bersama pengurus PP Manba’ul Hikmah juga  keluarga ketiga santri tersebut cemas, karena tak kunjung kembali. Dicari dengan berbagai cara tak juga ditemukan,” kata Solihin mendampingi pengurus PP Manba’ul Hikmah kepada Memo Timur Selasa (13/2) via ponselnya.
Solikhin yang mengaku sebagai alumni PP Manba’ul Hikmah juga menuturkan, awalnya Minggu pagi sekitar pukul 09.00 Wib, ketiga santri itu berpamitan hendak mencuci pakaian di sungai tak jauh dari pondok tempat mereka menimba ilmu agama.
Karena hingga sore tak kunjung kembali, pengurus Ponpes dibantu para santri kemudian melakukan pencarian di sungai sekitaran Ponpes. Upaya pencarian hingga berjam-jam tak membuahkan hasil, ketiga santri tersebut tidak ditemukan.
“Kami bersama pengurus Ponpes dibantu perangkat Desa Pulo juga masyarakat juga melakukan pencarian kesejumlah tempat. Tapi, gagal menemukan. Sudah kami laporkan ke Polsek Tempeh Mas,” tutur Solikhin.
Terakhir, dirinya memperoleh informasi apabila ketiga santri tersebut pergi ke Malang. Namun, tak jelas juga kemana tujuannya. Saat ini dirinya perjalanan menuju ke Malang berharap ketiga santri bisa ditemukan.
”Apabila masyarakat mengetahui keberadaan ketiga santri tersebut, dimohon untuk menghubungi Polsek Tempeh atau langsung ke Ponpes Manba’ul Hikmah Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, HP 081358790318 atas nama Sugiono. Berharap melalui Memo Timur bisa ditemukan,” jelasnya
Kanit Reskrim Polsek Tempeh Aiptu Hendrik Harimurti, SH ketika dikonfirmasi membenarkan, jika beberapa hari yang lalu pihaknya kedatangan tamu wakil Pondok Pesantren Manba’ul Hikmah memberitahukan ada 3 santrinya hilang. ”Mereka tidak lapor secara resmi, hanya pemberitahuan saja,” ungkapnya.
Namun demikian, pihaknya tetap berusaha membantu pencarian terhadap ketiga santri itu selain menyebar foto ketiganya, pihaknya juga berkoordinasi dengan Polsek jajaran. Hingga kini, pihaknya belum menerima informasi akan keberadaam ketiganya.
“Apakah ketiga santri ini sengaja tidak pulang ke rumah atau ke Pondok karena takut dimarahin, atau memang tersesat jalan. Mudah-mudahan melalui Memo Timur bisa diketahui keberadaannya,” pungkas Kanit Reskrim Polsek Tempeh. (cho)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: