Senin, 12 Februari 2018

KPU Bondowoso Tetapkan Dua Paslon

SHARE
Bondowoso, Motim. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso melakukan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon (Paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan wakil bupati Bondowoso periode 2018-2023 di aula cafe Orilla, Senin (12/2).
Hadir dalam acara rapat penetapan kedua Paslon Kapolres Bondowoso Taufik Herdiansyah Zainardi SIK, Kepala Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Tarmuji S.Ag, Kejari Bondowoso Taufik Hidayat SH, Ketua Panwaskab Frikas Abdillah dan beberapa Komisioner KPU dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bondowoso.

Ketua KPUD Bondowoso Hairul Anam ketika dikonfirmasi mengatakan, sesuai yang telah dilakukan oleh tim Pokja melalui verikasi administrasi maupun verifikasi faktual (Verfak), KPUD Bondowoso akhirnya menetapkan dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso.

“Mudah-mudahan rapat pleno terbuka penetapan Paslon Pilkada 27 Juni 2018 ini terlaksana dengan baik. Sejatinya, ini sesuai dengan tahapan  di PKPU nomor 1 tahun 2016 sebagaimana dirubah menjadi PKPU nomor 2 tahun 2018 tentang tahapan penetapan paslon,” katanya.
Lebih lanjut Hairul Anam, pada Selasa (13/2) KPUD Bondowoso akan melaksanakan pengundian nomor urut kepada dua Paslon yang sudah ditetapkan. Pengundian dimaksud nanti akan dilaksanakan di Hotel Palm. 

Sedangkan pada tanggal 15 Februari 2018 dilanjutkan dengan pelaksanaan awal kampanye, dimulai dari kirap bersama antar paslon bersama dengan para pendukung paslon.

“Jika ada pihak tertentu ingin melakukan gugatan kepada paswaskab maupun Panwasprov. Maksimal ketika sudah ditetapkan tiga hari setelah di tetapkan. Ditetapkannya kedua paslon ini kita anggap sudah tidak ada masalah dan sesuai prosedur,” paparnya.

   Adapun hasil rapat pleno bahwa daftar pasangan calon pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2018 diantaranya; Pertama pasangan calon bupati Ahmad Dhafir dan calon wakil bupati Hidayat (Dhafir-Dayat). Pasangan kedua calon bupati Salwa Arifin dan calon wakil bupati Irwan Bhactiar (Sabar). (cw3)

Polres Bondowoso Siap Mengamankan Kedua Paslon

Kapolres Bondowoso Taufik Herdiansyah Zainardi, SIK menuturkan setelah rapat pleno penetapan dari kedua pasangan calon (Paslon), maka Mapolres Bondowoso akan terus melakukan pengamanan sampai dengan proses pengundian. Pengamanan sudah dilakukan baik ditempat tertentu maupun ditempat kedua Paslon. 

“Pengamanan di KPU dan Panwaslu penempatan personil sudah hampir satu bulan dan setiap hari selalu ada penjagaan. Selanjutnya, Khusus pada kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati akan dilakukan pendampingan/pengawalan secara melekat,” katanya Taufik.

Untuk jumlah pendampingan dan pengawalan 27 personil. Selain itu, dari 27 personil akan mendampingi dan mengawal komisioner KPU dan Paswaslu. Semua pengamanan terlebih dahulu sudah mendapatkan pendidikan di SPN (Pusdik Brimob) di Watu Kosek Mojokerto.

“Untuk Pengamanan Pilkada Bondowoso jumlah personil fariatif mulai tahapan. Tapi untuk pengamanan secara umum pada pelaksanaan pencoblosan/pemungutan suara pengamanan sekitar 650 orang yang kita siapkan,” ujarnya. (cw3)

Tidak Ada Pengerahan Massa

Setelah ditetapkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Dhafir-Dayat periode 2018-2023 Pemilihan kepala daerah (pilkada) oleh KPU Bondowoso, Nurrahman, sebagai tim penghubung Paslon Dhafir-Dayat mengatakan beberapa persyaratan sudah siap.
“Foto paslon Dhafir-Dayat sudah diserahkan kepada KPUD Bondowoso, dan nomor rekening Senin (12/2) sudah selesai termasuk juga persyaratan dministrasi lainnya sudah kami persiapkan,” katanya, Nurrahman.

Sedangkan persiapan pada Selasa (13/2) pengambilan nomor urut paslon Dhafir-Dayat tidak akan mengerahkan jumlah massa besar. Karena, pengambilan nomor urut bukan salah satu kampanye melainkan rapat terbuka. 

“Kami tadi berkumpul bersama dengan 7 partai pengusung dan sudah ada kata sepakat bahwa 50 orang yang akan ikut dalam pengambilan nomor urut, akan dibagi rata dari 7 partai pengusung 
Dhafir-Dayat. Hasil keputusan dari 7 partai pengusung juga tidak akan mengerahkan massa,” ujarnya
.
Untuk baliho paslon Dhafir-Dayat dikatakan Nurrahman, akan segera menurunkan semua Baliho yang sudah terpasang. Selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan KPUD terkait Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) yang akan ditentukan.

Lebih lanjut Nurrahman, langkah persiapan kampanye pada Kamis (15/2) pihaknya akan menunggu hasil penentuan zonasi yang akan diberikan oleh KPUD. “Strategi kalau dibicarakan sekarang itu bukan lagi strategi,” guraunya Nurrahman. (cw3)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: