Banyuwangi, Motim. Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Desa Purwodadi Kecamatan Gambiran, Kamis (1/2) Pukul 16.00 WIB. Akibat hujan angin ini, sebuah kandang ayam di pinggir persawahan Dusun Gembolo, ambruk rata dengan tanah.
Selamet pemilik kandang mengatakan, angin kencang yang menerjang itu membuat 500 ekor ayam berusia 20 hari yang ia ternak di kandang tersebut banyak yang tewas akibat tertindih reruntuhan bangunan.
"Angin itu terjadi sore. Setelah saya lihat, kandang saya ambruk. Ayamnya banyak yang mati," terang pria berusia 45 tahun ini.
Kapolsek Gambiran AKP I Ketut Redana mengatakan musibah ini tidak menimbulkan korban manusia. Kerugian pemilik kandang mencapai Rp 150 juta.
"Tidak ada laporan korban jiwa. Pemilik kandang selamat," terang AKP I Ketut Redana saat meninjau lokasi kejadian, Jumat (2/2) Pukul 14.40 WIB, kemarin.
Menurut pengamatan Kapolsek Gambiran, kandang tersebut ambruk selain diterjang hujan angin, kayu bangunannya sudah banyak yang lapuk. Dan kandang ini menurutnya sudah berusia 10 Tahun. Usai kejadian, pemilik kandang tidak melapor ke perangkat desa setempat.
"Saya mendengar informasi ini dari media dan Polres Banyuwangi. Saat kita tinjau, informasi itu benar adanya," pungkas AKP I Ketut Redana, setelah berdialog dengan pemilik kandang tersebut. (yud)


0 komentar: