Rabu, 07 Februari 2018

Kader PKK Gedangrowo Ikuti Pelatihan Ketrampilan Produk Toga

SHARE
Sidoarjo, Motim. Untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga sekaligus mendukung pengembangan usaha industri kecil di desa. Tim Penggerak PKK Desa Gedangrowo Kecamatan Prambon Sidoarjo, bekerjasama dengan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, memberikan pelatihan ketrampilan Sumber Daya Manusia (SDM). Diantaranya, pembuatan jamu bubuk yang berbahan dari tanaman jahe, temulawak dan kunyit, pembuatan jus sayur sawi serta pembuatan puding sawi. Pelatihan digelar di pendopo balai desa setempat, Selasa (6/2) dengan diikuti sebanyak 46 kader.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Gedangrowo, Muji Indrawati mengatakan, pelatihan ini diikuti oleh para kader PKK dari masing-masing RT, Karena akar dari kegiatan ini merupakan usulan dari kader perempuan bawah yang digodok melalui musyawarah rencana pembangunan desa (Musrengbangdes).


“Usulan dari bawah memang menjadi prioritas kami dan itu disetujui Pemdes," ujar Muji Indrawati.

Ia juga mengatakan, sebagai leading sektor perempuan, kader PKK mempunyai kewajiban untuk ikut mendorong terciptanya industri kecil yang dimulai dari ibu-ibu melalui kader PKK. Sebelumnya para kader PKK Desa Gedangrowo juga mengikuti beberapa pelatihan lainnya, seperti penanaman nilai-nilai moral dan fungsi keluarga. Pelatihan pengolahan Program Makanan Tambahan (PMT) balita taman posyandu dan pembentukan jaringan pelayanan perempuan dan anak. 

"Pelatihan ketrampilan sangat penting. Khususnya bagi para ibu dalam peningkatan ilmu ekonomi keluarga," ujarnya.

Dengan banyak mendapat ilmu, salah satunya dengan mengikuti pelatihan pembuatan produk berbahan dari tanaman obat keluarga (Toga ) ini akan memiliki banyak manfaat yang bisa membantu meningkatkan ekonomi keluarga dengan jalan mengembangkan sebagai usaha kecil.

"Karena itu ini bisa dijadikan peluang bisnis yang menguntungkan,” ujar perempuan yang sekaligus Sekdes Gedangrowo ini.

Sementara itu, Kepala Desa Gedangrowo, Heri Utomo mengatakan, kegiatan rutin PKK ini sekaligus memberi pembekalan ilmu bagi anggota kader PKK beserta ibu - ibu rumah tangga ini bertujuan agar bisa menambah wawasan dan menambah pertumbuhan perekonomian di desa.

"Setelah selesai pelatihan ini jangan dibiarkan begitu saja. Harus diteruskan dan ditingkatkan agar desa ini bisa lebih maju dan mandiri," ujar Heri Utomo.

Salah satu kader PKK desa setempat, Mujiati warga RT 03 RW 03, mengaku senang mengikuti pelatihan ini. Lantaran, ilmu yang didapatnya ini bermanfaat baik buat kesehatan keluarga, khususnya anak-anak. (bgs/jum)



SHARE

Author: verified_user

0 komentar: