Jember, Motim. Kawasan Sevendream City Kampung Jakcloth dalam jangka waktu seminggu berturut-turut dua kali disatroni pencuri. Pencuri tersebut diketahui mengincar tembaga kabel listrik yang menghubungkan antar tiang lampu penerangan.
Akibat pencurian tersebut, diketahui pihak manajemen Sevendream City mengalami perkiraan kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Salah satu teknisi listrik Sevendream City Sofy Ansori menceritakan, kejadian pencurian tembaga kabel listrik itu dilakukan dua kali. Perkiraan waktunya dilakukan pada malam hari.
“Saat itu petugas kami bermaksud untuk memotong kayu di sekitar kawasan Jakcloth. Saat mencolokkan kabel pemotong kayu ke colokan listrik yang ada diketahui aliran listriknya mati,” ujar Sofi kepada Memo Timur kemarin.
Mengetahui aliran listrik mati, pihaknya pun mengecek aliran listrik di kantor pusat.Diketahui, lanjut Sofi, aliran listrik normal dan lampu-lampu hidup. Tetapi di kawasan belakang setelah ditelusuri, aliran listriknya mati karena kabel listriknya sudah hilang.
Sofi menduga, kawanan pencuri itu hanya mengincar tembaga kabel saja. “Karena di sekitar selokan itu banyak kupasan-kupasan kabel yang tembaganya sudah hilang. Panjangnya kabel itu sekitar 200 meteran. Itu terjadi seminggu kemarin, kemudian kejadian yang kedua kalinya itu sekitar tanggal 7 (Februari, red) kemarin,” jelasnya.
“Kerugian yang kita alami menurut perhitungan bagian personalia sekitar Rp 20 juta,” sambungnya.
Dengan adanya peristiwa itu, kata Sofy, pihak manajemen Sevendream City mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Patrang untuk ditelusuri pelakunya.
“Saya langsung melapor ke mapolsek Patrang, dan berharap pencurinya segera ditangkap,” katanya. (cw2)
0 komentar: