Bondowoso, MotimNews. Tim Dhafir-Dayat mengadakan lomba pembuatan video dengan tema Bondowoso Hebat. Lomba ini untuk mencari bakat dari kreator muda Bondowoso bidang audio visual.
Selain lomba, juga digelar workshop bertempat di posko pemenangan Dhafir – Dayat, Rumah Kita di jalan Kis Mangun Sarkoro. Untuk peserta workshop hanya 50 orang yang dimulai Minggu (18/02) sampai selesai.
Bagi lomba video yang berdurasi 60 detik, ada beberapa kategori, yakni video blog, Film pendek, video musik dan video Stand Up Comedy. Penilaian dari hasil karya berdasarkan kreativitas, unik, lucu, tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
Menurut Miftahul Huda, ketua panitia lomba di tim Rumah Kita Dhafir-Dayat mengatakan bahwa visi dan misi Dhafir-Dayat paslon Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso ada tentang visi Bermartabat. Bermartabat dimaksud dalam segmen faktor ekonomi dalam 13 program prioiritas Dhafir-Dayat.
Kegiatan workshop kali ini, ada salah satu yang khusus terkait pengembangan sektor ekonomi berbasis start up. Melalui kajian yang akhirnya banyak yang melibatkan anak muda yang perlu dikawal sejak dini.
“Setengah hari mahir dalam pembuatan video, workshop ini juga akan ditindak lanjuti dengan lomba pembuatn video berdurasi 60 menit terkait dengan Dhafir-Dayat dengan kreatif dlam segala sekmen,”kata Miftah, panggilan akrabnya kemarin Minggu (18/02).
Acara ini, lanjut Miftah, menjadi salah satu wujud dan bukti keinginan Dhafir-Dayat untuk mengawal para generasi muda menjadi bagian dari pembangunan Kabupaten Bondowoso. Selanjutnya, Kometmen dari Dhafir-Dayat bahwa masyarakat Bondowoso merasa cinta dan memiliki Bondowoso.
“Paslon Dhafir-Dayat berkometmen agar warga Bondowoso merasa cinta, memiliki dan mempunyai kota Bondowoso tersinta ini. Maka, kita mengajak anak muda pada sekmen yang dia kuasai, salah satunya, yang memang para generasi muda mampu dibidang ITE,” paparnya.
Dipilihnya acara ini dikarenakan dari hasil tim survei Dhafir-Dayat, bahwa 80 persen anak muda Bondowoso memegang android. Sehingga komunikasinya sangat intens walaupun saling berjauhan dan secara visi mereka sangat dekat.
“Melalui anak muda kita memberi wadah yang mereka ini memang geluti. Rata-rata 80 persen pemuda kita bergelut dengan androit. Sehingga kita adakan pelaksanaan hari ini berupa workshop dan selanjutnya lomba video durasi 60 detik,”ujarnya.
Untuk lima tahun ke depan, komitmen dari paslon Dhafir-Dayat akan mengajak para anak muda menjadi bagian sayap pembangunan Kabupaten Bondowoso diluar pemerintah. Mengingat pentingnya para generasi muda yang mempunyai komunitas basis yang mempunyai keilmuan yang cukup terkait pembuatan citra yang positif tentang Bondowoso agak berat bahkan lama.
“Bagi pemuda dalam 1 bulan kegiatannya lomba video berdurasi 60 detik. Juga nanti ada Bakti Sosial (Baksos) melalui beberapa komunitas pemuda yang sudah menjadi bagian dari Dhafir-Dayat yang sudah mempunyai program tersendiri. Saya sangat bangga terhadap anak muda Bondowoso yang sangat luar biasa dan banyak mempunyai keahlian yang selama ini masih belum ada wadah buat mereka,” tandasnya. (cw3)
0 komentar: