Senin, 22 Januari 2018

Unit Jibom Evakuasi Granat Nanas Yang Masih Aktif

SHARE


Situbondo, Motim
Granat yang ditemukan di dasar sungai Sampeyan Situbondo dipastikan masih aktif. Meski sudah menggunakan perlengkapan anti ledakan, anggota Penjinak Bom (Jibom) Brimob Bondowoso, Brigadir Agus Sayekti cukup hati-hati saat mengevakuasi granat tersebut dari sebuah tegalan milik Sundoro warga  Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo. Granat yang diduga peninggalan zaman penjajahan Belanda itu langsung dibawa dan diamankan dengan menggunakan kendaraan khusus ke Markas Brimob di Bondowoso.

“Granat ini jenis nanas dan masih aktif, tentunya masih sangat berbahaya. Diduga sisa zaman Belanda pada perang dunia ke II. Kondisinya sudah berkarat. Untuk pemusnahannya, kami menunggu perintah dari atasan,” kata Ipda Lukman Hakim, perwira polisi yang memimpin Tim Jibom di lokasi, Sabtu (20/1).

Keterangan Memo Timur menyebutkan, jalannya evakuasi temuan granat dari tegalan di Desa Kotakan, Situbondo, mendapat perhatian warga. Banyak warga yang berdatangan ingin menyaksikan. Namun untuk menjaga keamanannya, personil Jibom yang dibantu aparat kepolisian tidak tinggal diam. Sejumlah personil dikerahkan untuk menghalau warga, agar tetap berada pada jarak aman.

Evakuasi granat dilakukan Brigadir Agus Sayekti, dari Unit Jibom SatBrimob Tenggarang, Bondowoso. Dengan pakaian khusus anti bom, sang brigadir polisi ini dengan langkah pasti memasuki garis polisi tempat granat, sebelum akhirnya berhasil mengamankan granat tersebut.

“Bom ini masih aktif dan sangat berbahaya. Kami mengimbau agar masyarakat yang menemukan benda mencurigakan apapun bentuknya untuk segera melapor ke pihak berwajib, termasuk kepolisian,” imbau Ipda Lukman Hakim.

Seperti diberitakan, sebuah granat ditemukan Erfan (45), warga Desa Desa Suling, Kecamatan Cremee, Bondowoso yang bekerja sebagai penambang pasir di aliran Sungai Sampeyan Baru Situbondo. Ia menemukan saat menyelam untuk mengambil pasir dengan menggunakan peralatan manual. Erfan sempat mengira bahwa benda berkarat yang ditemukan itu merupakan pemberat pancing atau mainan berbahan besi yang hanyut saat terjadi banjir bandang.

Beruntung, sebelum dibawa pulang ada salah satu temannya yang curiga jika benda bentuknya menyerupai jambu monyet (Mete) itu adalah granat.

Selanjutnya, granat temuan yang sudah berkarat itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi yang datang segera mensterilkan lokasi dengan memasang garis polisi di sekitar granat. (gik)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: