Senin, 22 Januari 2018

Serikat Pekerja Tolak Regruping Sejumlah PG

SHARE


Situbondo, Motim
Rencana penggabungan atau regruping sejumlah perusahaan gula (PG) di Situbondo, ternyata mendapatkan perlawanan dari Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SP-BUN) PTPN XI.

Sebab, rencana penggabungan tersebut akan berdampak terjadinya PHK besar-besaran karyawan. Pernyataan ini disampaikan saat pengukuhan pengurus SP-BUN PTPN XI di PG Panji, beberapa waktu lalu.

Menurut Ketua Umum SP-BUN PTPN XI, Beta R.S Prakoeswa, pihaknya dengan tegas menolak rencana penggabungan PG di Situbondo, karena akan menghilangkan areal historis di sekitar PG. Dengan demikian, petani yang sebelumnya menanam tebu pasti akan beralih ke tanaman lain.

"Penggabungan PG akan berdampak pemutusan hubungan kerja secara massal.  Kami tidak ingin rencana penggabungan PG di Situbondo, nasibnya sama seperti penutupan PG Kanigoro di Madiun. Alih fungsi yang dijanjikan sampai sekarang belum ada kelanjutannya," beber Beta.

Masih menurut Beta, penutupan PG Demas Besuki 1996 silam contohnya, sejak ditutup tidak ada kegiatan ekonomi masyarakat sekitar. Bahan baku tebu yang rencananya dialihkan ke PG Panji juga tidak pernah ada.

Lebih rinci Beta kembali menjelaskan, rencana alih fungsi seharusnya menjadi bagian dari diversifikasi usaha. Dengan demikian, usahanya tetap bisnis produksi gula putih.

Tidak seperti rencana pemerintah yang ingin menjadikan bekas bangunan PG sebagai agro wisata. Jika itu dilakukan akan terjadi pemutusan hubungan kerja ratusan orang. Jika dijadikan wisata mungkin hanya membutuhkan 30 orang karyawan. Padahal saat ini setiap PG memiliki karyawan PG minimal 500 orang. Itu artinya akan ada pemutusan hubungan kerja sekitar 400 lebih orang.

"Penutupan PG melalui penggabungan PG yang satu dengan PG yang lain, akan tetap memunculkan banyak masalah. Bahkan pendirian PG baru saja hingga saat ini belum tuntas, salah satunya pendirian Industri Gula Glenmore (IGG) di  Banyuwangi," tutupnya.

Dengan demikian, adanya rencana penggabungan PG di Situbondo, akan benar-benar ditolak oleh serikat pekerja. Serikat ini akan terus melakukan perlawan, sebagai bentuk penolakan akan rencana regruping PG yang dinilai justru mengorbankan buruh pabrik yang selama ini sudah memberikan jasa besar terhadap perjalanan semua PG di Situbondo.(fin)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: