Senin, 22 Januari 2018

Penambang Pasir Temukan Granat di Sungai

SHARE


Situbondo, Motim
Diduga peninggalan perang dunia (PD) ke II, sebuah granat ditemukan seorang penambang pasir di aliran Sungai Sampeyan Baru Situbondo. Erfan (45), warga Desa Desa Suling, Kecamatan Cremee, Bondowoso ini menemukan benda berbahaya itu di dasar sungai, saat menyelam untuk mengambil pasir dengan menggunakan peralatan manual. Tak hanya itu Erfan juga sempat mengira bahwa benda berkarat yang ditemukan itu merupakan pemberat pancing atau mainan berbahan besi yang hanyut saat terjadi banjir bandang.

Beruntung, sebelum dibawa pulang ada salah satu temannya yang curiga jika benda bentuknya menyerupai jambu monyet (Mete) itu adalah granat. Tahu begitu, Erfan yang ketakutan benda itu meledak, langsung melemparkan ke tegalan milik Sundoro yang berlokasi tepi jalan jauh dari pemukiman warga.



Selanjutnya, granat temuan yang sudah berkarat itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi yang datang segera mensterilkan lokasi dengan memasang garis polisi di sekitar granat.

“Begitu ditemukan, benda yang dikira mainan itu sempat dibuat lempar-lemparan oleh Erfan dan Kusno. Setelah saya lihat benda itu kok seperti granat, mendengar benda itu adalah granat dan takut meledak, langsung dilemparkan ke ladang dan saya laporkan ke aparat polsek kota,” kata Sumarjo.

Mendapat laporan penemuan granat, Kapolsek kota, Kasatreskrim, AKP Masykur, Kabag Ops Polres Situbondo, Kompol Sumarsono bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi penemuan di Dusun Cangkring, Desa Kotakan   



“Granat ini ditemukan pencari pasir di sungai dan sempat dikira mainan. Untung ada rekannya yang curiga itu granat. Untuk memastikannya, kami sudah koordinasi dengan Unit Penjinak Bom (Jibom) Brimob Bondowoso, terkait temuan benda berbahaya ini,” tandas Kabag Ops Polres Situbondo, Kompol Sumartono di lokasi, Sabtu (20/1).

Saat ditemukan, kondisi granat memang sudah cukup usang dan berkarat. Belum diketahui, apakah granat masih dilengkapi pemicu atau tidak. Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, polisi langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi granat.


“Personil Jibom Brimob yang akan menyelidiki apakah granat itu masih aktif atau tidak,” pungkas Sumartono.(gik)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: