Hendak Jenguk Keluarga, Ibu Dan Anak Tewas Kecelakaan
Situbondo, Motim
Jalan raya pantura Situbondo kembali memakan korban jiwa. Pada insiden kecelakaan kali ini, nyawa ibu dan anak melayang sia-sia. Fatimah (28) dan anaknya, Iksan (2) tewas seketika, usai kendaraan Honda Vario warna putih nopol P 6140 YD yang dikemudikan suaminya, Yanto (42), warga Desa Pal Pitu, Kecamatan Wongsorejo, mengalami kecelakaan di jalan raya Desa/Kecamatan Arjasa, Rabu (10/1) pagi.
Selanjutnya untuk kepentingan penyelidikan, jasad kedua korban yang mengalami sejumlah luka di tubuhnya itu oleh polisi yang dibantu warga langsung dievakuasi ke Puskesmas setempat untuk di visum.
Insiden kecelakaan yang menewaskan ibu dan anak tersebut terjadi seklitar pukul 07.30 WIB. Saat melintas di depan SDN 1 Arjasa, Yanto yang membonceng istri dan anaknya diduga hendak mendahului kendaraan yang melaju didepannya.
Naas, begitu akan menyalip tiba-tiba dari arah berlawanan muncul kendaraan. Tahu begitu dengan spontanitas Yanto langsung melakukan pengereman mendadak, sehingga kedua penumpangnya terpental dan membentur jalan aspal. Tak pelak kedua korban langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Sedang Yanto sendiri lolos dari cidera, bahkan kendaraannya tidak mengalami kerusakan sedikitpun.
Keterangan Memo Timur menyebutkan, Yanto bersama istri dan anaknya berangkat dari Banyuwangi bermaksud menjenguk keluarganya yang tinggal di Desa Curah Talal, Kecamatan Arjasa. Namun sial, belum sampai ke tempat tujuannya, Yanto yang mengendarai sepeda motor Honda Vario P 6140 YD mengalami kecelakaan, hingga istri dan anaknya tewas seketika dilokasi kejadian. Tahu istri dan anaknya meninggal dunia, Yanto langsung syok dan tidak bisa diajak bicara.
“Kejadiannya tidak ada yang tahu mas, tiba-tiba dua korban yang merupakan ibu dan anak itu sudah tergeletak tak bernyawa di jalan aspal. Kalau bapaknya yang nyetir tidak apa-apa, tapi sepertinya masih syok berat dan tidak mau bicara,” kata warga setempat yang namanya tidak mau disebutkan.
Kanit laka lantas polres Situbondo, Ipda Teguh mengatakan, bahwa peristiwa kecelakaan yang menewaskan dua korban masih dalam penyelidikan petugas.
“Untuk kejadian ini, petugas laka langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP dan mencari saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Sedang bapaknya yang mengemudikan sepeda motor kondisinya masih mengalami syok berat, sehingga belum bisa dimintai keterangannya. Saat ini kami bersama anggota masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap sebuah truk yang diduga posisinya ada didepannya,” katanya.(gik)

0 komentar: