Kamis, 11 Januari 2018

Cucu Bung Karno Bacawagub Pengganti Anas

SHARE
Banyuwangi, Motim
Berbagai spekulasi muncul setelah mundurnya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dari Bacawagub Jatim. Sejumlah nama bermunculan menjelang berakhirnya pendaftaran Bacagub dan Bacawagub Jawa Timur ke KPU, Rabu (10/1) pukul 00:00 WIB.  Seperti Achmad Basarah (FPDI Perjuangan) dan Budi Kanang Sulistyono (Bupati Ngawi) dan Hj Puti Guntur Soekarno.

Namun, cucu sang proklamator Soekarno yang memiliki nama Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri, dinilai lebih pantas menggantikan Abdullah Azwar Anas sebagai Bacawagub Syaifullah Yusuf, yang akan maju dalam Pilkada Jatim 2018, dari koalisi PKB – PDI Perjuangan.

Bahkan DPP PDI Perjuangan melalui Surat Nomor 3938/ IN / DPP / I / 2018, tertanggal 10 Januari 2018, telah memutuskan cucu Bung Karno ini sebagai Bacawagub Jatim mendampingi Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam pertarungan Pilkada Jawa Timur 2018. Surat bermatterai 6000 itu ditandatangani Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan dan Hasto Kristiyanto selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Terpilihnya Puti yang lahir di Jakarta 46 tahun silam, telah menjawab teka-teki serta spekulasi yang berkembang di masyarakat Jawa Timur, khususnya bagi kader partai berlambang Banteng Moncong Putih. Pasalnya, meski mendapat dukungan penuh para petinggi DPP PDI Perjuangan, namun duet pasangan Gus Ipul – Anas, dinilai kurang mencerminkan duet merah – hijau.

Sebab, Abdullah Azwar Anas yang pernah menjabat anggota MPR RI dan DPR RI Fraksi PKB lebih kental darah hijaunya daripada darah merah, sekalipun sudah mengantongi KTA PDI Perjuangan, beberapa waktu lalu.

Beberapa kader PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi, menyambut baik terpilihnya putri sulung Guntur Soekarnoputra tersebut.

HM Ir Eko Sukartono, Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi kepada Motim, mendukung sepenuhnya keputusan DPP PDI Perjuangan yang menunjuk cucu proklamator tersebut sebagai Bacawagub Jatim.

Menurut Eko, penunjukkan cucu pendiri republik ini akan mampu merekatkan kalangan nasionalis, khususnya kader PDI Perjuangan di Kabupaten Banyuwangi.

‘’Kader PDI Perjuangan yang dikenal militan akan solid dengan penunjukkan mbak Puti. Kami akan all out untuk memenangkan mbak Puti dalam Pilkada Jatim,’’ ujarnya.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi, Made Cahyana Negara, SE, ketika dikonfirmasi Motim, seusai acara syukuran HUT PDI Perjuangan ke 45 di kantor DPC PDI Perjuangan di jalan Jaksa Agung Soeprapto, Rabu (10/1), siap mengamankan amanah induk partai yang telah menunjuk cucu Bung Karno sebagai Bacawagub Jatim.

‘’Karena itu, kami segenap kader PDI Perjuangan Banyuwangi siap mengawal SK DPP PDI Perjuangan untuk memenangkan Puti Guntur Soekarno dalam Pilkada Jatim 2018,’’ papar Made.

Untuk itu di momentum HUT ke 45 PDI Perjuangan, pihaknya mengajak segenap kader PDI Perjuangan yang untuk segera merapatkan barisan agar di tahun politik yang dimulai tahun 2018 dengan adanya pilkada serentak maupun pileg dan pilpres tahun 2019 mendatang, PDI Perjuangan bisa meraih sukses dengan lolosnya kader partai baik di posisi pemerintahan dan legislatif.

Ditanya Motim, target yang dicapai dalam Pemilu 2019, Made dengan tegas mengatakan, partainya menargetkan adanya kenaikan suara dibanding tahun 2014 lalu, serta meraih kemenangan.

Pada Pemilu 2014 lalu, PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi meraih 10 kursi di DPRD setempat. Meski memperoleh kursi yang sama dengan PKB, namun PDI Perjuangan lebih unggul suara sehingga berhak mendapat jatah posisi sebagai ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi. (eko)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: