![]() |
| Ir Bambang Haryo, anggota komisi VI DPR RI, saat memberi paparan kepada warga korban angin puting beliung di desa Tambakrejo. |
Sidoarjo - Anggota Komisi VI DPR RI dari fraksi Partai Gerindra, Ir Bambang Haryo bersama rombongan kembali mengunjungi korban angin puting beliung yang ada di Desa Tambak Rejo Kecamatan Waru, Sidoarjo, Selasa (2/1) kemarin. Kedatangan pengusaha angkutan Kapal Laut yang juga wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim tersebut untuk memberikan bantuan berupa bahan bangunan, yakni, asbes dan kayu, serta sejumlah uang puluhan juta rupiah kepada para korban angin puting beliung yang terjadi pada Rabu (22/11/2017) yang lalu.
Dalam kesempatan itu, wakil rakyat yang membidangi BUMN, koperasi, investasi, perdagangan dan perindustrian, berdialog dengan warga yang dipandu Kades Nur Machmudi di pendopo balai Desa Tambakrejo. Ia menanyakan apakah pemerintah daerah, dalam hal ini BMG sudah memberikan peringatan sebelum terjadinya puting beliung yang memporakporandakan ratusan rumah warga tersebut. Ia juga bertanya, sejauh mana penanganan yang dilakukan pemerintah untuk membangun 618 rumah rumah warga yang rusak dan 35 orang luka akibat diterjang angin puting beliung tersebut.
“Saya akan mendorong kepada BUMN yang ada di wilayah ini untuk membantu memberikan dana `Corporate Social Responsibility (CSR) dan juga mendorong kepada dinas pendidikan untuk memberikan bantuan kepada siswa, termasuk diantaranya juga memberikan bantuan seragam sekolah,” ujar Bambang Haryo.
Dalam kunjungan kerjanya, Bambang Haryo disambut Kades Tambakrejo Nur Machmudi, Kapolsek Waru Kompol H Fathoni SH, Danramil Waru Kapten Arh Puji Wihardi dan anggota DPRD Sidoarjo asal Partai Gerindra, Yunik Nur Aini.
Kades Nur Machmudi menyampaikan terimakasih atas bantuan Bambang Haryo tersebut, sebab menurutnya, saat ini yang paling dibutuhkan oleh masyarakat korban angin puting beliung tersebut adalah asbes dan kayu yang digunakan sebagai atap rumah.
“Memang kami membutuhkan asbes dan juga kayu yang digunakan sebagai perbaikan atap rumah karena pada saat kejadian tersebut banyak atap rumah yang berterbangan,” ujar Nur Machmudi.
Seperti diberitakan sebelumnya, musibah bencana alam puting beliung melanda tiga desa di Desa Tambak Rejo, Tambak Sawah dan Tambak Sumur Sidoarjo, pada Rabu (22/11) petang. Dalam peristiwa tersebut, ratusan rumah mengalami kerusakan dan puluhan orang mengalami luka-luka akibat kejadian ini.(zai/jum)

0 komentar: