Senin, 08 Januari 2018

Bangawan Solo Meluap, Puluhan Rumah Terendam

SHARE

Lamongan, Motim
Puluhan rumah warga di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan terendam banjir akibat luapan air sungai Bengawan Solo yang naik, Minggu (7/1).

Banjir air luapan sungai Bengawan Solo setinggi 30 hingga 40 centimeter, masuk dan menggenangi rumah warga sejak siang sekitar pukul 11. 00 WIB. Sebagian rumah warga yang terdampak banjir berada di bantaran Bengawan Solo.

“Sebelumnya sudah dapat kabar kalau air Bengawan Solo kondisinya terus naik di bagian hulu," kata Arman, salah seorang korban banjir.

Arman mengatakan, luapan air sungai Bengawan Solo terjadi hampir setiap musim hujan. Ketika banjir tiba, warga pun tak bisa berbuat apa-apa selain mengamankan barang barang berharga miliknya ke tempat yang lebih tinggi.

"Banjir biasanya tidak lama. Seiring intensitas hujan yang terjadi di wilayah hulu sungai, kalau di hulu sudah surut biasanya di sini juga akan ikut berangsur surut. Cuma, ketika banjir datang warga juga tidak bisa apa-apa, aktivitas sehari-hari pasti terganggu," ungkapnya.

Lurah Banaran Cucuk Subagiyana mengatakan, sebagian besar pemukiman warganya berada di bantaran sungai Bengawan Solo. "Hampir sebagian besar rumah warga yang di bantaran terendam banjir Bengawan Solo, masing-masing lingkungan RT 01/01 sebanyak 20 rumah, RT 02/01 sebanyak 20 rumah, RT 03/01 sebanyak 11 rumah dan RT 02/07 sebanyak 19 rumah," katanya.

Ketinggian air sungai Bengawan Solo sejak kemarin ketinggian air cenderung naik dan pada pukul 12.00 siang ini berada pada level siaga kuning dengan ketinggian air 7,81 meter di lokasi titik pantau Babat. (mim)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: