Jember, Motim. Berbagai terobosoan terus dilakukan PTPN XII untuk meningkatkan pendapatan. Saat ini yang dianggap cukup prospek adalah pengembangan wisata. Untuk itu, PTPN XII Glantangan, Kecamatan Tempurejo, membuat wisata baru yakni Warung Wisata Air. Tempat itu kemarin dilaunching dan dihadiri sejumlah pejabat direksi PTPN XII berikut Forkopimda.
Direktur Operasional PTPN XII, Anis Febrianto menuturkan, sektor pariwisata saat ini sangat menggiurkan. Apalagi, di beberapa lokasi yang dijadikan sebagai wisata juga cukup berhasil sehingga terus dilakukan pengembangan agrowisata selain dari usaha utama perkebunan.
“Kita menargetkan penerimaan pendapatan dari sektor pariwisata ini sebesar Rp 12 milyar pada tahun 2018. Ini hasil evaluasi terhadap seluruh usaha di sektor agrowisata,” jelasnya. Tahun sebelumnya, sektor ini memberikan penghasilan sekitar Rp 5-6 miliar. Sehingga untuk tahun ini digenjot cukup tinggi.
Anis menjelaskan, ada 2 evaluasi yang dilakukan pihaknya untuk menggenjot pendapatan dari sektor wisata itu. Pertama industri hilir, seperti kafe dan sebagainya. “Kemudian yang kedua agrowisata,” jelasnya. Selain itu, pihaknya mengoptimalkan berbagai agrowisata yang ada untuk mencapai target ini.
Untuk menunjang penambahan penerimaan dari sektor agrowisata, lanjut anis pihaknya sudah mengembangkan 15 destinasi wisata milik PTPN XII mulai dari Tretes Kabupaten Pasuruan hingga Banyuwangi. Dirinya mengatakan, berbagai wisata ini menonjolkan kekhasan daerah masing-masing.
“Seperti sebelumnya ada Dusun Coklat di Banyuwangi. Sedangkan untuk Kabupaten Jember, kita kembali menghidupkan destinasi wisata di Kebun Glantangan, yang sebelumnya pernah mati suri menjadi Warung Wisata Air,” ungkap Anis. Lokasi seluas 2 hektar itu disulap menjadi Wisata Warung Air Glantangan dengan konsep wisata air.
Menurutnya, tempat wisata seperti itu di Jember belum ada. “Ada yang seperti ini tapi di Bogor, Bandung, di luar banyak. Mudah-mudahan ini nanti akan menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin wisata unggulan berbeda di Jember,” harap Anis.
Selain itu, dia juga berharap wisatawan yang berkunjung dapat mendapatkan lebih dari gabungan konsep wisata perkebunan, dengan warung air. “Wahana wisata ini juga disediakan fasilitas outbond dan edukasi perkebunan terhadap masyarakat. Dengan konsep warung yang dikelilingi kolam, tentu akan menjadi destinasi unggulan lainnya di Jember,” katanya.
Kemudian lanjut Anis, wisatawan juga bisa belajar tentang tanaman perkebunan. Sehingga ada edukasi perkebunan termasuk dengan pabrik kepada masyarakat utamanya anak-anak. “Nantinya kita akan bersinergi dengan pemerintah kabupaten mengembangkan destinasi agro wisata ini,” tegas Anis.
Untuk di Jember, Anis mengaku bahwa pihaknya akan fokus di Mumbul Garden, serta Wisata Warung Air ini. “Kalau Perkebunan Rayap sebagai pendukung lokasi wisata Rembangan milik Pemkab Jember,” katanya. “Sebetulnya agrowisata anak perusahaan sendiri, tapi sementara kita tempelkan pada Rolas Nusantara Mandiri (anak perusahaanPTPN XII) seperti kafe Rollas. Tetapi tetap harus profesional,” pungkas Anis. (sp)

0 komentar: