Jumat, 19 Januari 2018

Mbah Saridi Hidup Sebatang Kara Ngampung di Rumah Ambruk

SHARE


Banyuwangi, Motim
Mbah Saridi (78), merupakan sekian dari warga kurang mampu di Banyuwangi. Selain tak punya harta apapun, pria tua renta ini hidup sebatang kara, tidak memiliki tempat tinggal layak huni.

Hampir dalam kurun 1 tahun, Mbah Saridi ngampung dan tinggal di rumah tua. Bangunan rumah yang digunakannya untuk berteduh ini bagian depannya sudah ambruk. Mbah Saridi menempati bagian belakang bangunan rumah tua, milik almarhum Pak Semi, warga setempat.

Dari usianya yang sudah renta, Mbah Saridi tidak mampu lagi untuk bekerja. Dia bisa makan, hanya mengharap belas kasih dari warga yang tinggal di sekitar rumah ambruk tersebut.

"Saya sudah tua, tak mampu lagi bekerja," kata Mbah Saridi, Kamis (18/01).

Sementara itu, Pemerintah Desa Tamangung Kecamatan Cluring saat dikonfirmasi mengaku tidak memangku tangan begitu saja. Pihak desa tetap membantu Mbah Saridi. Rencana waktu itu, warga ini akan ditempatkan ke panti jompo.

"Kita sudah upayakan, tapi yang bersangkutan tidak mau," kata Imam Sekertaris Desa Tamanagung, Kamis (18/01).

Meski begitu, Desa Tamangung tetap memeberikan bantuan kepada warga miskin ini, melalui program rantang kasih.

"Kita tetap bantu Mbah Saridi melalui program desa. Mudah - mudahan bisa bermanfaat bagi warga yang hingga saat ini menempati rumah ambruk tersebut," pungkas Imam. (yud)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: