Mandi Hujan Pelajar Tewas Kesetrum
Situbondo, Motim
Diduga tersengat aliran listrik seorang pelajar di Situbondo tewas. Gik Sugiarto (14) pelajar asal Dusun Plalangan, Desa Plerean Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember ini diduga meninggal setelah terkena aliran listrik dari tiang penerangan jalan umum (PJU), Selasa (23/1) malam. Selanjutnya guna kepentingan penyelidikan, aparat Polsek Bungatan yang dibantu warga setempat, langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD Abdoer Rahem untuk dilakukan visum luar.
Keterangan Memo Timur menyebutkan, peristiwa menyedihkan tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Saat bermain hujan dengan kedua orang temannya, Moh Tekno dan Abd Malik Aditya dihalaman pondok pesantren (Ponpes) Mabaul Ulum di Dusun Pecaron, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, korban yang menimba ilmu di Ponpes As-Salafi diduga terkena aliran listrik yang berasal dari PJU yang terdapat dihalaman Ponpes Mabaul Ulum.
Melihat korban tergeletak, Moh Tekno dan Abd Malik Aditya dengan spontanitas berusaha menyelamatkan korban. Namun apa yang terjadi, begitu berusaha menarik tubuh korban dari tiang PJU tersebut, seketika itu juga kedua temannya langsung terpental, hingga akhirnya kedua temannya berlari dan meminta bantuan kepada warga setempat.
Dengan adanya kejadian tersebut, oleh warga setempat langsung dilaporkan ke pihak yang berwajib dan dilanjutkan ke petugas PLN. Begitu mendapat informasi adanya pelajar kesetrum, polisi dan petugas PLN langsung mendatangi lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi jasad korban.
Kapolsek Bungatan AKP Yazid, melalui Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo membenarkan adanya kejadian.
“Memang benar ada pelajar inisial GS meninggal diduga tersengat aliran listrik saat bermain hujan. Setelah dilakukan koordinasi dari pihak Ponpes dan keluarganya menyatakan tidak akan menuntut secara hukum. Jasad korban sudah dibawa pulang ke rumah duka di Jember untuk dimakamkan,” katanya.(gik)

0 komentar: