Kamis, 25 Januari 2018

Asyik Bermain, Pelajar SD Tewas Tersengat Listrik

SHARE


Situbondo, Motim
Selain kejadian pelajar tewas kesetrum listrik yang terjadi di Dusun Pecaron Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Pada hari yang sama Selasa (23/1) sekitar pukul 10.30 siang, diduga gara-gara sambungan kabel listrik ilegal, Kamil Arifin (13) pelajar SDN kelas VI ini tersengat aliran listrik saat bermain di sekitar Puskesmas Pembantu (Pustu) Dusun Nyamplong Rt 03 Rw 03, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih.

Selanjutnya untuk menyelamatkan nyawanya, korban yang kondisinya sudah lemas itu oleh warga dan gurunya segera dilarikan ke UGD Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Diduga korban sudah menghembuskan meninggal saat dalam perjalanan menuju ke puskesmas.

Keterangan Memo Timur menyebutkan, insiden tersebut diduga berawal dari kabel yang disambung secara ilegal oleh pak Niwa dari rumah kontrakannya ke rumah barunya yang berjarak sekitar 50 meter. Selanjutnya, tanpa diketahui kabel yang dililitkan pada trek scure tersebut diduga ada yang terkelupas hingga aliran listrik tersebut membahayakan.  Benar saja, begitu jam istirahat, korban yang bermain dan memegang trek scure tersebut langsung tersengat aliran listriknya hingga menemui ajalnya.

Kapolsek Banyuputih Iptu Bambang Irianto, melalui Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, bahwa setelah dilakukan pemeriksaan medis tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan yang terdapat pada tubuhnya. Korban diduga meninggal karena tersengat aliran listrik yang terdapat di depan pustu.

“Diduga korban meninggal karena tersengat aliran listrik saat bermain di depan pustu. Setelah kita bersama Kepala desa dan petugas PLN menjelaskan kronologis kejadiannya, pihak keluarganya mau menerima dan tidak akan menuntut secara hukum. Bahkan menolak untuk dilakukan otopsi,” katanya.(gik)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: