Lumajang, MotimNews. Kasus perusakan patung yang ada di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Desa/Kecamatan Senduro, pada Sabtu (17/2) yang lalu, masih dalam proses penyelidikan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang.
Kapolres Lumajang AKBP Rachmat Iswan nusi, S.IK, MH ketika dikonfirmasi Memo Timur News
saat melakukan kerja bhakti bersih-bersih di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Selasa (19/2) menuturkan, penyelidikan yang dilakukan Tim Sat Reskrim telah membuahkan hasil.
Selain memperoleh petunjuk apabila pelaku perusakan hanya berjumlah 1 orang saja. Tim Sat Reskrim juga berhasil mengantongi ciri-ciri orang yang diduga kuat sebagai pelakunya. “Masih didalami, mudah-mudahan benar orang itu pelakunya,”ungkapnya.
Disinggung apakah orang yang dicurigai sebagai pelaku itu merupakan warga Desa/Kecamatan Senduro atau warga luar Kecamatan Senduro, dengan tegas Kapolres Lumajang menyampaikan, masih diselidiki. ”Bantu do’a aja ya, agar pelakunya segera tergaet oleh Sat Reskrim,”ungkapnya lagi.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada Sabtu pagi (17/2) masyarakat Desa/Kecamatan Senduro dikejutkan adanya perusakan terhadap salah satu patung besar yang ada di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, oleh Orang Tidak Dikenal.
Informasi yang berhasil dihimpun Memo Timur News, perusakan diduga dilakukan pada tengah malam saat penjaga Pura sedang terlelap tidur. Patung rusak diketahui oleh penjaga Pura saat pagi harinya.(cho)

0 komentar: