Sabtu, 03 Februari 2018

Bus Rombongan SMAN 1 Wringinanom Nabrak Truk, Dua Tewas

SHARE
Situbondo, Motim. Diduga mengantuk saat mengemudi, Bus Pariwisata menghantam truk di jalan raya pantura Situbondo, Jumat (02/2) dini hari. Akibat benturan keras dua kendaraan besar tersebut, pengemudi bus Pandawa nopol N 7807 UW, Cipto Nur Cahyo (35), warga jalan Teluk Cendrawasih Malang dan satu penumpangnya, Warkolik (51) warga Juwet Desa Senibung, Kecamatan Wringinanom, Gresik tewas seketika di lokasi kejadian. 
Kecelakaan hebat tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WIB. Begitu melintas dari arah timur menuju ke barat, sesampainya dilokasi kejadian, tepatnya di jalan raya Desa Pesanggra
han, Kecamatan Jangkar, Bus Pandawa yang membawa rombongan siswa SMAN 1 Wringinanom, Gresik itu tiba-tiba berjalan oleng  ke kanan.

Pada waktu yang bersamaan dari arah berlawanan muncul truk nopol B 9273 VT yang dikemudikan Rudiyanto (46), warga Desa Kepundung Rt 01 Rw 01, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya dan jarak yang begitu dekat maka terjadilah kecelakaan.
“Dari arah timur, bus itu memang sudah berjalan oleng ke kanan. Saya sudah berhati-hati dan sempat mengurangi kecepatan dengan berjalan pelan, tapi masih nabrak bagian bak samping kanan,” kata Rudiyanto di lokasi kejadian.

Tak hanya itu, selain menewaskan dua korban dan membuat ringsek dua kendaraan besar. akibat Insiden kecelakaan tersebut, jalan raya pantura Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar mengalami macet, saat mengevakuasi sopir yang tergencet bodi depan bus.
Arus lalulintas kembali normal setelah bangkai dua kendaraan tersebut dievakuasi ketempat yang lebih aman.
“Waktu mengevakuasi sopir bus yang tergencet, jalan raya sempat macet. Apalagi dua bangkai kendaraan juga sulit dievakuasi, hingga mendatangkan derek milik polisi,” kata Jono (32) warga setempat. 
Keterangan Memo Timur menyebutkan, saking kerasnya adu bodi tersebut, bagian depan moncong bis Pandawa ringsek parah hingga membuat sopirnya dan penumpang yang duduk di depan tewas mengenaskan dengan mengalami sejumlah luka parah. Oleh petugas kepolisian yang dibantu warga, dua korban langsung dievakuasi ke RSUD Asembagus untuk divisum.
“Dugaan sementara terjadinya kecelakaan ini, karena sopir bus mengantuk saat mengemudi. Namun untuk pastinya masih kita selidiki dan mencari saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Kami juga baru selesai melakukan olah TKP. Korban meninggal ada dua orang ,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Situbondo, Ipda Teguh Santoso.(gik)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: