Senin, 15 Januari 2018

Warga Minta Jembatan Desa Jambearum Dibangun

SHARE

Lumajang, Motim
Masyarakat Desa Jambearum Kecamatan Pasrujambe meminta pemerintah Kabupaten Lumajang segera memperbaiki jembatan penghubung antara Kecamatan Pasrujambe dengan Kecamatan Senduro yang terletak di Desa Jambearum.

Sebab, sudah satu tahun lebih jembatan Desa Jambearum tersebut tidak bisa dilalui, dikeranakan hampir separoh jembatan ambruk akibat bencana tanah longsor. “Sudah 1 tahun lebih jembatan ini ambruk, dan belum juga diperbaiki,”tutur Sumiran warga setempat.

Padahal jembatan Desa Jambearum itu kata Sumiran, merupakan satu-satunya jalan yang digunakan masyarakat Desa se Kecamatan Pasrujambe untuk pergi ke pasar sayur, pasar hewan dan pasar buah yang ada di wilayah Kecamatan Senduro. Baik untuk membeli atau untuk menjual dagangannya.

Semenjak jembatan itu ambruk, masyarakat Desa se Kecamatan Pasrujambe yang hampir 50 persen bekerja sebagai pedagang buah dan sayur, apabila hendak pergi ke pasar Senduro harus menggunakan jalan alternatif dan harus mutar melalui Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, dimana jaraknya bertambah jauh.

Selain mengganggu aktivitas warga, jika harus mutar dan jaraknya semakin jauh dan ongkos juga bertambah mahal. Maka dari itu, diharapkan pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut demi kenyamanan masyarakat Kecamatan Pasrujambe juga Kecamatan Senduro.

“Sambil menunggu perbaikan, masyarakat bergotong royong membangun jembatan sementara terbuat dari anyaman bambu. Sepeda motor bisa lewat secara bergantian. Dan dilarang membawa muatan, karena takut ambruk,”jelasnyanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu sopir truck bernama Kamal, semenjak jembatan Desa Jambearum ambruk, dirinya bersama sopir truck lainnya ketika hendak mengambil pasir di lokasi tambang pasir di Desa Pasrujambe, harus keliling lewat jalan Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe.

Kembalinya, harus melewati Jalan Desa Kertosari, Kecamatan Pasrujambe, kemudian jalan Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe dan Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro.

”Pulange tidak bisa lewat jalan Desa Pagowan, karena ada jalan tanjakan yang cukup terjal. Makanya, jembatan Desa Jambearum harus dibangun,”tambah Kamal.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TR) Lumajang Ir. R. Hadi Prayitno ketika dikonfirmasi Memo Timur Minggu (14/1) via ponselnya mengatakan jembatan Desa Jambearum Kecamatan Pasrujambe yang ambruk itu, akan dibangun dalam tahun 2018 ini. Dan sudah dianggarkan.
“Kapan pelaksanaan pembangunan, masih menunggu lelang. Dan masih dalam proses,”ungkapnya Kadis DPU TR Lumajang. (cho)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: