Larang Siswa SMP Bawa Motor, Dispendik akan Tindak Tegas
Banyuwangi, Motim
Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi akan melakukan tindakan lebih tegas terhadap siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang bersepeda motor ke sekolah.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Sulihtiyono, secara dinas pihaknya sudah mengirimkan surat kepada sekolah untuk menertibkan siswanya yang membawa sepeda motor ke sekolah.
Apabila dalam kenyataan masih ada siswa yang bersepeda motor ke sekolah akan menjadi catatan khusus dan dinas akan melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sulih menambahkan, sebenarnya pihak dinas melalui komite sekolah sudah berulangkali melakukan sosialisasi kepada para orang tua/wali murid untuk tidak mengijinkan anaknya yang masih SMP bersepeda motor ke sekolah.
Salah satu solusinya, sejauh ini pemkab Banyuwangi, sudah menyediakan angkutan gratis bagi pelajar yang diharapkan bisa dimanfaatkan secara optimal, utamanya sekolah yang lokasinya di pinggir jalan raya.
Untuk langkah selanjutnya, menurut dia pihak dinas akan melakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Banyuwangi untuk mengambil langkah yang pas dalam menangani masalah tersebut.
Salah satu langkah yang akan dilakukan, lanjutnya adalah bekerjasama dengan aparat kepolisian untuk melakukan sweeping ke sejumlah rumah penduduk yang disinyalir menyediakan fasilitas parkir sepeda motor bagi siswa SMP.
"Kami juga sedang melakukan kajian untuk melakukan langkah tegas menahan sepeda motor pelaku pelanggaran untuk batas waktu tertentu apabila sudah mendapatkan surat peringatan yang ketiga dan selanjutnya," jelasnya.
Sementara itu, AKP Ris Andrian Yudha Nugraha, Kasatlantas Polres Banyuwangi menuturkan, sebenarnya para orang tua tahu tindakan mereka mengizinkan putra-putrinya bersepeda motor merupakan tindakan yang kurang bijak. Namun kurang menyadari untuk mematuhi aturan yang berlaku.
Kedepan, lanjut Kasatlantas, pihaknya akan terus melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Banyuwangi untuk mencari formulasi yang tepat dan pas untuk menumbuhkembangkan kesadaran para pelajar SMP agar taat pada aturan.
"Lebih dari itu, sebenarnya tindakan orang tua yang mengijinkan anaknya yang masih SMP membawa sepeda motor merupakan tindakan yang salah dan bisa membahayakan keselamatan mereka," jelas Kasatlantas. (nur)

0 komentar: