Jumat, 12 Januari 2018

Dua Desa di Pesanggaran Banyuwangi Terendam Banjir

SHARE


Banyuwangi, Motim
Intensitas hujan lebat yang terjadi sepanjang Rabu (10/01) malam di Banyuwangi mengakibatkan sejumlah desa di wilayah Kecamatan Pesanggaran terendam banjir. Hujan yang terjadi sejak Pukul 17.00 WIB, mengakibatkan luapan air masuk ke rumah - rumah warga, sekitar Pukul 20.15 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyuwangi, Eka Muharam mengatakan, daerah yang terdampak akibat curah hujan ini melanda wilayah Petak 56 Dusun Ringin Agung, Desa Pesanggaran dan Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

"Banjir merendam sekitar 240 rumah di Desa Pesanggaran dan 60 rumah warga di Desa Silir baru, setinggi lutut orang dewasa," jelasnya.

Menurut Eka, bencana ini juga mengakibatkan rumah milik Atim (54) di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran roboh, karena terlanda hujan deras disertai angin kencang. Dari bencana ini pihaknya langsung menurunkan tim reaksi cepat, lengkap dengan peralatan evakuasi ke lokasi banjir.

"Kita sudah menyiapkan peralatan untuk melakukan penanganan, seperti perahu, penyedot air, pelampung, dan peralatan lainnya untuk membantu warga," terangnya.

Eka menambahkan, hujan deras ini juga mengakibatkan banjir bandang di wilayah Pancer. Dua jembatan penghubung di Kampung Babatan hanyut terseret arus banjir. Satu jembatan cor menuju Pantai Wedi Ireng juga hanyut.

"Satu jembatan di sebelah rumah yang roboh itu juga hanyut beberapa hari lalu. Ratusan hektar sawah pertanian milik warga juga terendam banjir. Sementara itu, belum ada laporan korban jiwa," tandasnya.

Untuk mengantisipasi bencana ini, Eka mengaku sudah berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Tim Taruna Siaga Bencana dan Dinas Sosial Banyuwangi sudah membuka dapur umum di lokasi bencana untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana tersebut.

"Untuk mengantisipasi adanya banjir susulan, saya bersama tim tetap dilokasi, memgingat kondisi curah hujan hingga hari ini masih cukup tinggi. Mudah - mudahan hujan segera reda," pungkas Eka Muharam. (yud)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: