Rabu, 24 Januari 2018

Bupati Sidak Pilkades Boyolangu

Bupati Sidak Pilkades Boyolangu


Tulungagung, Motim
Bupati Tulungagung Syahri Mulyo melakukan sidak ke kantor Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, memantau pelaksanaan pilkades.

Syahri didampingi Kapolres tulungagung AKBP Tofik Sukendar. Dalam sambutannya, dia menekankan kepada calon terpilih agar amanah dan bertanggungjawab kepada rakyat. Selain itu bupati berpesan kepada para calon, agar bisa berbesar hati menerima kekalahan dan pihak yang menang tidak boleh jumawa. “Saya berharap dalam pemilihan ini agar semua calon bisa saling menghargai. Baik yang menang maupun yang kalah. Karena kita semua adalah saudara,” katanya.

Ada tiga calon kades, yakni Anang RB, Wasis dan Hj Yatianah. Mereka akan bersaing menggantikan Kamrim yang telah meninggal tahun lalu.(sutarto/agus)

Selasa, 23 Januari 2018

Komisi III Sidak Jembatan Ki Ronggo, Ini Hasilnya

Komisi III Sidak Jembatan Ki Ronggo, Ini Hasilnya



Bondowoso, Motim
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Jembatan Ki Ronggo, Selasa(23/1) kemarin. Mereka melihat langsung jembatan Ki Ronggo yang berdiri kokoh, juga lokasi wisata kuliner yang mulai ramai dikunjungi masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Bondowoso, Syamsul Hadi usai sidak mengatakan jembatan Ki Ronggo sangat bagus dan layak menjadi destinasi wisata baru. Selain itu, keberadaan kuliner di sisi jembatan juga danggapnya bagus karena menjadi wisata kuliner yang akan banyak dikunjungi masyarakat.

“Jembatan Ki Ronggo ini sangat bagus dan layak menjadi destinasi wisata kuliner di Bondowoso,” ujar Syamsul Hadi saat diwawancara Memo Timur kemarin.

Bahkan, Syamsul Hadi juga berharap Bondowoso memiliki beraneka ragam wisata kuliner yang unik dan menarik yang patut didatangi para pecinta kuliner. Sehingg wisata kuliner ini menyuguhkan fasilitas menarik demi mencuri perhatian masyarakat. Misalnya disedikan lokasi pancing sebagai fasilitas pelengkap agar para penyuka mancing bisa melakukan hobinya sekaligus bersantap di sisi Jembatan Ki Ronggo.



“Tempat ini juga sangat bagus dilengkapi tempat pancing sehingga menjadi satu tempat makan sekaligus refreshing yang cocok bagi keluarga,” tambahnya.
Ditanya soal pengawasan yang dilakukan DPRD, Syamsul Hadi mengatakan, dalam proses pekerjaan, elektabilitas itu terjadi karena adanya pengawasan yang mengikat. Setelah pengawasan tentu harus ada perawatan. Terkait amblesnya sisi sebelah barat Jembatan Ki Ronggo beberapa waktu lalu, Syamsul menegaskan sangat normal saja tidak parah dan masih bisa ditolerir.

"Setelah kita awasi, aman-aman saja. Kalaupun ada tapi masih bisa ditolerir dan masih sangat normal," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso, Drs. H. Karna Suswandi, mengaku terbuka pada pengawasan yang dilakukan DPRD.

"Kami senang karena bisa diawasi program yang dilakukan oleh Dinas PUPR. Ini menjadi masukan yang sangat bermanfaat sehingga ke depan bisa lebih baik lagi," tambahnya.



Karna menjelaskan amblesnya sisi kanan Jembatan Ki Ronggo disebabkan oleh urukan pada tangga yang belum padat 100 persen. Usai ambles, Dinas PUPR segera melakukan pemadatan menggunakan stemper karena kondisi beton yang masih basah.

"Disisi lain ada pelapukan pada penyangga beton. Begitu terjadi pelapukan maka terjadi penurunan yang secara alami memadatkan, dan itu bagus," sambungnya.

Karena itu lanjut Karna, Dinas PUPR segera melakukan pemadatan menggunakan mesin gilas. "Sehingga bisa dipadatkan dengan kondisi empat ton," pungkasnya. (cw3)

Rabu, 10 Januari 2018

Camat Sidak Kinerja Pemerintah Desa

Camat Sidak Kinerja Pemerintah Desa


Bondowoso, Motim
Camat Binakal, menggelar Inspeksi Mendadak (sidak) ke beberapa balai desa yang masuk wilayahnya. Salah satu tujuannya, mengukur kinerja Pemerintahan Desa (Pemdes). Pada kesempatan kali ini, Camat Binakal, Amang, menyambangi Desa Baratan Kecamatan Binakal.

“Sidak digelar secara tentatif dan random, ini untuk mengukur sejauh mana kinerja perangkat, termasuk Kepala Desa (kades), dalam memberi layanan kepada semua masyarakat, " ucap Awang kepada Memo Timur, Selasa (9/1).

Saat itu ia melakukan pengecekan langsung ke desa untuk melihat secara langsung tingkat kehadiran para perangkat desa serta kepala dusun di desa tersebut dan juga mengontrol daftar absensi. Kebetulan waktu Sidak, Kades Baratan tidak ada di tempat. Menurut para perangkat desa, kades sedang menghadiri rapat di kantor Pemkab Bondowoso.

Selain itu, camat menginginkan pemerintahan desa tetap dalam koridor yang telah ditentukan. Apalagi beberapa waktu yang lalu, beberapa desa di kecamatan Binakal sempat jadi perbincangan di media sosial serta diberitakan di beberapa media cetak maupun elektronik terkait rusaknya bangunan yang telah dibangun oleh oknum pihak desa, walaupun kini sudah diperbaiki. Selain itu juga, adanya  kades yang kesandung kasus Pidana, pihaknya berharap agar kedepan pemerintah desa bekerja secara profesional dan menjadikan pelajaran berharga, sehingga hal itu tidak terjadi lagi.

”Saya berharap nantinya semua pemerintah desa di Kecamatan Binakal bersama semua pihak dan lapisan masyarakat agar lebih solid lagi dalam bekerjasama memajukan dan membangun desa. Dan, Permasalahan yang terjadi agar menjadi pelajaran sehingga kedepannya tidak terjadi lagi” kata Amang yang sudah menjabat camat Binakal sekitar satu setengah tahun ini. (sug)