Tulungagung, MotimNews. Seorang remaja bernama Siti Fadilah (21), warga Jalan Basuki Rahmat J 07 RT 01 RW 05 Kelurahan Kenayan, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, Sabtu (14/04) malam sempat menjadi perhatian warga setelah ditemukan mengapung di kawasan Pinka Kali Ngrowo. Saat ditemukan, kondisi Siti tidak bergerak dan mengapung mengikuti aliran sungai.
"Dia mengapung begitu. Dan ada salah satu warga yang tahu langsung meminta pertolongan. Warga lain lalu menghubungi pihak kepolisian," kata Wahyu, salah seorang saksi mata
Tak lama berselang, pihak kepolisian dari Polsek Kota Tulungagung datang bersama petugas TEMS RSUD dr Iskak ke TKP. Sedangkan warga yang telah banyak berdatangan di tempat juga siap membantu melakukan evakuasi.
"Dikira sudah mati. Ternyata dia masih bernapas meski saat diangkat tubuhnya lemas dan pingsan," ungkap Wahyu.
Menurut Kapolsek Kota Tulungagung Kompol Mukalam, pihaknya setelah menerima laporan langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pertolongan. "Dari keterangan keluarga, korban mengalami depresi sejak SMP. Kami sudah evakuasi dan kami bawa ke rumah sakit," ucapnya.
Sementara itu, dari keterangan staf humas RSUD dr Iskak Tulungagung Dedi Hermawan yang piket saat itu, pasien yang masuk UGD atas nama Siti Fadilah memang mengalami depresi berat. "Saat sampai di UGD, kondisi belum sepenuhnya sadar. Saat didiagnosis, mengalami depresi berat dan masih dilakukan pemeriksaan laboratorium," kata dia.
Karena kondisi yang masih belum stabil, pihak rumah sakit memutuskan Fadilah masih membutuhkan perawatan lebih lanjut, yaitu opname. "Jadi, ini diperkirakan harus rawat inap untuk mengantisipasi kondisi psikologis," pungkasnya.(agus)

0 komentar: