Blitar, Motim. Seorang pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) ditemukan tewas, setelah tercebur di kolam ikan milik salah satu anggota DPRD Kabupaten Blitar, Sabtu (3/2).
Korban adalah Heri Eko Romadhon (9), warga Lingkungan Jinglong Kidul, Kelurahan Jinglong, Kecamatan Sutojayan. Korban tenggelam di kolam ikan sedalam 1,6 meter. “Korban diduga bermain lalu terpeleset dan tercebur ke dalam kolam ikan. Kemungkinan ia tidak mahir berenang,” kata Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Purwadi.
Purwadi menjelaskan, korban tercebur ke dalam kolam sekitar pukul 10.00 WIB. Jasadnya ditemukan di dasar kolam pukul 12.00 WIB. Setelah diperiksa petugas kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya.
“Saat kejadian tidak ada yang mengetahui. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki autopsi dengan menandatangani surat pernyataan,” ungkap Purwadi.
Kolam ikan itu diketahui milik anggota DPRD Kabupaten Blitar Muhamad Rifai. Kedua orang tua korban yang bekerja di kolam itu dketahui masih kerabat Rifai. “Korban ini masih keponakan dari Pak Rifai, orang tua korban adalah saudaranya Pak Rifai,” terang Purwadi. (sutarto)

0 komentar: