Surabaya,MotimNews. Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendeklarasikan Jaringan Relawan Surabaya (Jawara), Jumat (16/2/2018) di Quds Royal Hotel Surabaya.
Deklarasi kali ini digagas tiga bersaudara Ibu Nyai yakni Nyai Isaiyyah Asad Syamsul Arifin, Nyai Makkiyah Asad Syamsul Arifin, dan Nyai Juwariyah Fawaid. Mereka yang mendeklarasikan diri umumnya adalah para Ibu Nyai se-Surabaya dan alumni santri Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Situbondo.
Nyai Hj. Makkiyah mengatakan. Ini dari hati, kami mendukung Gus Ipul dari hati tidak mengharap apapun kecuali mencari kemenangan bagi Gus Ipul," kata Makkiyah yang merupakan pengasuh tiga Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Situbondo ini.
Dukungan kepada Gus Ipul ini, tambahnya didasari atas perintah jumhur (mayoritas) Kiai sepuh di Jawa Timur. "Pesan para Kiai jelas. Hasil istikharah yang saya lakukan juga jelas bahwa yang harus kita dukung adalah Gus Ipul," pungkasnya.
Sementara itu, ditempat lain, beberapa elemen yang terdiri dari Mahasiswa, tokoh masyarakat, partai, dan advokat juga mendeklarasikan Relawan Anti Hoax Calon Gubernur No 1 Khofifah-Emil (RAH-Khamil) di Surabaya, Jumat (16/2/2017).
Deklarasi ini bermula dari keresahan beberapa elemen masyarakat terkait munculnya berita hoax di media sosial yang menyudutkan Khofifah Indar Parawansa.
Koordinator RAH-Khamil Aan Ainur Rofik mengatakan, saat itu (ada berita hoax) di media sosial yang diduga menyebar luaskan berita hoax di media sosial grup, dan pemberitaan di media online yang menyerang dari sisi fisik seorang Khofifah. "Menurut saya perbuatan ini masuk unsur pidana," kata Aan.
Setelah deklarasi ini, tambah RAH-Khamil akan berkonsultasi dengan tim Cyber Crime Polrestabes Surabaya Senin (19/2) depan. Dan diharapkan mendapatkan pemahaman tentang mana yang termasuk kategori hoax, pidana, atau kasus pelanggaran Undang-Undang ITE. "Kami juga akan berkonsultasi dengan Bawaslu.
" pungkasnya.(ags)


0 komentar: