Pemeriksaan Pengunjung Lapas Banyuwangi Diperketat
Banyuwangi, Motim
Semakin banyaknya penghuni Lapas Banyuwangi membuat petugas lapas semakin memperketat penjagaan. Mereka tidak ingin kecolongan ada tahanan yang berulah di dalam sel tahanan.
Pantauan Memo Timur di lapas kelas II Banyuwangi Senin (15/1/17), setiap pengunjung, baik itu keluarga warga binaan maupun para tamu yang masuk ke Rutan harus melewati beberapa petugas yang melakukan pemeriksaan ekstra ketat.
Kalapas Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Achjar mengatakan, mereka mengawasi secara seksama barang bawaan para pengunjung yang ingin bertemu dengan penghuni Rutan termasuk makanan.
“Makanan yang bisa masuk adalah makanan olahan yang ditempatkan dalam wadah plastik atau kertas minyak dan itu harus dibuka dan ditunjukkan kepada petugas. Tidak boleh bawa makanan kemasan seperti mie instant atau rokok dan segala sesuatu yang berbentuk kemasan,” kata Akbar.
Selain itu lanjutnya, pemeriksaan kamar sel dilakukan sewaktu-waktu tanpa ada pemberitahuan, baik siang atau malam meliputi penggeledahan badan warga binaan maupun seluruh benda yang ada di dalam sel itu sendiri.
“Jangan sampai ada benda terlarang yang masuk ke rutan seperti korek, HP, rokok, pisau dan senjata tajam lainnya, minuman keras, zat-zat yang berbahaya hingga benda-benda terlarang lainnya,” imbuhnya.
“Kalau di Rutan hanya kasus narkoba dan kriminal, bukan teroris. Akan tetapi, masalah pengawasan dan aturan jam berkunjung, semuanya sama sesuai dengan apa yang diterapkan oleh Kemenhum dan HAM,” jelasnya.
Selain penjagaan diperketat, para pengunjung juga dihibur musik karya warga binaan Lapas Banyuwangi.(ari)

0 komentar: