Lumajang, MotimNews. Tanggal 14 Februari oleh sebagian kalangan digunakan untuk
memperingati hari kasih sayang atau valentine. Khusunya bagi para remaja atau
pelajar. Banyak
pelajar yang merayakan hari kasih sayang ini dengan berbagai cara. Misalnya
dengan saling memberikan cokelat. Atau dengan perayaan meriah lainnya yang
sering dijumpai.
Namun Cabang Dinas
Pendidikan Wilayah Lumajang telah menghimbau kepada pelajar untuk tidak
merayakan hari valentine. Mereka diminta untuk fokus ke Ujian Nasional (UN)
yang sudah sangat dekat. Yakni Bulan April depan.
Bahkan untuk
memptegas hal ini, Dinas Pendidikan sudah mengeluarkan surat himbauan yang
ditujukan kepada semua pelajar melalui Kepala Sekolah SMA/SMK/PK-PLK Negeri
maupaun swasta.
Kepala Cabang Dinas
Pendidikan Wilayah Lumajang Drs. H. Sugiono Eksantoso, MM, menyamapiakan,
pihaknya melarang pelajar untuk melakuka nkegiata nperayaan valentine di
lingkungan sekolah atau diluar sekolah.
“Bahkan kepala
sekolah sudah kita perintahkan untuk buat surat edaran kepada orangtua agar
melakukan pengawasan pada anaknya,” katanya.
Lanjutnya, untuk
pengawasan di lingkungan sekolah, memang lebih mudah. Namun diluar sekolah,
diakuinya sulit untuk mengawasi dan mengontrol mereka. Namun jika ada pelajar
yang kedapatan merayakan, ada tindakan yang akan diberikan.
“Bersama dengan
kepala sekolah, akan kita akan kita tindak pelajar tersebut,” ucapnya.
Hal ini, dilakukan
untuk membuat efek jerah pada yang bersangkutan. Karena untuk mengungkapkan
kasih sayang tidak harus menunnggu Hari Valentine. “Kan bisa kapan, tidak harus
pada Valentine apalagi denga nmerayaka dengan cara berlebihan,” ujarnya.
Sugiono juga
khawatir, perayaan valentine bisa menganggu proses belajar mengajar. Apalagi
untuk pelajat kelas 12, sebentar lagi akan UN. Ia meminta pada anak-anak agar
lebih fokus untuk menghadapi UN. “Awal April sudah ujian untuk kelas 12,”
pungkasnya.
Sementara itu, di
sejumlah sekolah ada aksi penolakan hari valentine. Sebagian dari mereka
menyebut, valentine adalah bukan budaya Indonesia. Sehingga tidak perlu untuk
ikut merayakannya. (fit)

0 komentar: