Banyuwangi, MotimNews. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi, menggelar Halaqoh Tahfizhul Quran dan Ikhtibar juz 29-30 di masjid Al Hidayah Desa Setail kecamatan Genteng Banyuwangi, Minggu (22/4).
Agenda tersebut diikuti oleh 300 peserta tolib-tolibah/santri LDII wilayah Genteng dan sekitarnya dari anak usia SD hingga SMA dan sederajat.
Hadir dalam acara Halaqoh Tahfizhul Quran dan Ikhtibar juz 29-30, Kepala Seksi (Kasi) PMD kecamatan Genteng, Kasi Pemerintahan, Kepala Desa Setail dan lainnya.
Pembukaan acara Halaqoh dilakukan oleh Camat Genteng yang diwakili Kasi PMD Kecamatan Genteng H Nurkholis.
Dalam sambutannya, H Nurkholis mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan Halaqoh Tahfizhul Quran yang digelar LDII setiap 6 bulanan. Hal itu merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata LDII dalam melakukan pembinaan moral dan akhlak generasi muda bangsa.
"Semoga generasi Al Quran ini kedepan akan tumbuh menjadi orang yang mempunyai karakter dan mental yang kuat untuk pencapaian cita-cita masa depan bangsa," ujarnya.
Selanjutnya dia berharap, warga LDII bisa bersinergi dengan pemerintah Kabupaten dan berperan aktif dalam memberikan sumbangsih dalam membangun kota Banyuwangi yang lebih baik.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Halaqoh Tahfidzul Quran, Alfan Abdillah mengatakan, kegiatan evaluasi 6 bulanan merupakan salah satu bentuk upaya pembinaan kepada generasi muda LDII sejak dini.
“Kegiatan dilaksanakan secara bergantian di beberapa tempat majelis taklim dan kali ini di wilayah kecamatan Genteng,” imbuhnya.
Alfan menuturkan, sebagai lembaga dakwah, kedepan berupaya menjadikan kegiatan Halaqoh Tahfidzul Quran sebagai contoh dan model pembinaan generasi muda Banyuwangi khususnya dan Indonesia secara umum terkait dengan nilai spiritual moral dan karakter yang baik.
Disamping itu, lanjut dia, dalam perjalanan sejarah banyak contoh dan teladan tokoh di Indonesia yang sukses ternyata memiliki kemampuan menghafal Al Quran yang baik.(nur)

0 komentar: