Sabtu, 24 Februari 2018

Hendak Menagih Hutang, Perempuan asal Jabar Malah Terlantar

SHARE
Situbondo, MotimNews. Niat menagih hutang kepada seseorang, Iyang Komalasari (34) dan keponakannya, Sutrisno (27) asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Jabar) ini malah terlantar, itu terjadi setelah semua barang-barang dan bekalnya dicuri orang tak dikenal di sebuah kapal penyeberangan Lembar - Padang Bai. Beruntung, sebelum penderitaannya dirantau semakin parah, seorang sopir truk box Indomart yang tidak dikenalnya bersedia membawa dan mengantar keduanya ke Mapolres Situbondo untuk mendapatkan bantuan, Jumat (23/2).

Tak sia-sia, sesampainya di Mapolres, keduanya langsung diterima oleh Kasat Binmas, AKP Agus Supariono dan langsung dibuatkan surat pengantar ke kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo agar segera ditindaklanjuti.

    “Memang  benar, tadi ada dua orang bernama Iyang Kumalasari dan Sutrisno yang kehabisan bekal untuk pulang ke Jawa Barat. Informasinya, mau ambil uang ke Lombok ternyata orang yang dituju tidak ada. Tadi langsung diantar petugas ke kantor Dinsos agar mendapat bantuan,” kata mantan Kapolsek Besuki.

    Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Situbondo, H Lutfi Joko Prihatin mengatakan, bahwa setelah melihat kondisi kedua korban, pihaknya segera memberikan anggaran untuk biaya pemulangan ke Jawa Barat, namun anggaran untuk orang terlantar yang berasal dari Anggaran Pembelanjaan Daerah (APBD) itu hanya untuk transport dan akomodasi dari Situbondo sampai Surabaya, selebihnya nanti dari Dinsos Provinsi Jawa Timur yang akan membiayai.

    “Anggaran untuk orang terlantar memang disediakan oleh APBD. Jadi ini hanya biaya transportsasi dari Situbondo ke Surabaya saja. Untuk selanjutnya, Dinsos Provinsi yang akan menanganani. Agar tidak kesulitan, korban kita beri alamat kantor Dinsos Provinsi yang cukup jelas,” kata mantan Kepala Dinas Perhubungan Situbondo.

Keterangan Memo Timur menyebutkan, sebelumnya, korban menjual konveksi secara online kepada Syaiful, warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan semula berjalan lancar. Namun setelah pengiriman mencapai angka Rp 30 juta, Syaiful tidak membayarnya. Hingga akhirnya, korban dengan diantar keponakannya pergi ke Lombok untuk mengih hutang. Namun apa yang terjadi sesampainya di Lombok, si Syaiful tidak ada. Bahkan Hpnya tidak dapat dihubungi oleh korban, hingga akhirnya korban yang putus asa kembali.

Ironisnya, sesampainya diatas kapal yang menyeberangkan korban dari Pelabuhan Lembar ke Padang Bai, tas yang berisi uang sebesar Rp 2 Juta, dua kartu ATM serta dua handponenya malah hilang dicuri orang. Nah disaat dirinya kehabisan bekal itulah, ada sopir truk box milik Indomart yang merasa kasihan membawa kedua korban ke Situbondo.

 “Tadinya saya sudah putus asa, tapi Alhamdulillah ada sopir yang baik hati sudi membawa kami ke Polres Situbondo dan kemudian diantar ke Dinas Sosial. Saya mengucapkan banyak terima kasih, kepada Polres, Dinsos Situbondo dan Pak Sopir yang sudah membantu kami untuk bisa pulang,” kata Iyang Kumalasari.(gik)    

   

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: